Make your own free website on Tripod.com

 

 

Tetap Bersemangat

Santu Petrus | Santa Maria | Karya Yosef

 

:: Home | Sekolah | Yayasan | Rumah Retret ::

Yayasan >>> • SDM • Psikolog • BP-BK • Keamanan • Kebersihan • Laboratorium • Perpustakaan • Sarana • UKS •

 

Konsultasi Psikologi

Kontribusi wawasan psikologis ternyata sangat disadari dan dirasakan maknanya dalam dunia pendidikan oleh pihak pengelola Yayasan Pendidikan Kalimantan (YPK) yang diasuh oleh para pastor CDD.

Tujuan dan sasaran dibukanya Sudut Psikologis ini, selain untuk mendampingi para pendidik dan para peserta dalam konteks proses pendidikan di sekolah, juga untuk memberikan pelayanan kepada pihak orang tua peserta didik (Parents Corner), yang harus diperhitungkan oleh pihak pengelola sekolah sebagai kopendidik, karena mereka memang adalah para pendidik naturalis bagi putra-putri mereka.

Kegiatan-kegiatan yang telah dilaksanakan selama ini adalah sebagai berikut :

bullet

Konsultasi

bullet

Seminar

bullet

Test Psikologis

 

   Konsultasi

a.       Untuk para orang tua peserta didik

Dalam proses interaksi-curatif-edukatif dengan anak, tidak jarang orang tua menemukan dan merasakan  berbagai masalah. Dalam konseling kami mengajak orang tua untuk menganalisa masalah yang dihadapi : menemukan dan menyadari sumber masalahnya, menemukan kemungkinan pemecahan masalah dan mengatur strategi (program) mengatasi masalah. Banyak orang tua  yang pernah berkonsultasi mengatakan sangat dibantu dalam menyelesaikan masalah yang mereka hadapi.

b.      Untuk para pendidik

Para pendidik juga adalah manusia biasa, jadi mereka pun berhak mempunyai masalah dan keluar dari masalah itu. Masalah yang dihadapi berkisar pada masalah proses pendidikan dan juga masalah pribadi.

c.       Untuk para peserta didik

Sampai saat ini para peserta didik memang belum kami layani. Hal ini dsebabkan pertama-tama karena peranan Wali-Kelas yang langsung bisa membantu mereka . Yang menarik justru para lulusan persekolahan ini yang sering dating untuk konsultasi.

Ke atas

   Seminar

a.       Untuk Para Pendidik (TKK)

        Joyful Learning 1 : Belajar Via Bermain

Bermain dan permainan adalah dunia anak-anak, bukan bekerja dan bukan pula belajar. Maka orang tua jangan menyuruh anaknya belajar, apalagi memaksa anaknya bekerja; tetapi bagaimana orang tua mampu mengubah dan menciptakan lingkungan dan permainan bagi anak-anak mereka sehingga permainan itu menjadi pusat pembelajaran dan partisipasi anak-anak dalam pekerjaan. Misalnya bermain masak-masakan (masak sungguhan)

        Joyful Learning 2 : Pembelajaran Bermakna

Hasil studi membuktikan bahwa proses pembelajaran itu 90% dapat kita kuasai melalaui apa yang kita lakukan , dibandingkan dengan 70% dari apa yang kita katakan, 30% dari apa yang kita lihat, 20% dari apa yang kita dengar dan 10% dari apa yang kit abaca. Itu artinya, bahwa pembelajaran akan sangat menarik dan membawa hasil apabila pembelajaran itu dilakukan dalam konteks keseharian. Misalnya : ketika belajar membaca pendidik memilih kata-kata yang langsung berkaitan dengan pengalaman dan minat anak-anak.

        Pembelajaran Secara Utuh : Kecerdasan Ganda

Era otak kiri telah lewat, dimana factor intelegensi (IQ) anak dilihat sebagai aspek monopolar dalam keberhasilan anak telah ditinggalkan. Saat ini anak yang hebat dalam musik atau melukis juga disebut anak genius. Inilah era otak kanan dan keseimbangan otak kiri dan otak kanan. Dalam proses pembelajaran tidak hanya berorientasi pada pembentukan anak-anak yang ber IQ tinggi tetapi pada pembentukan anak-anak menjadi manusia utuh (totalitas).

b.      Untuk Para Pendidik (SD, SMP)

        Joyful Learning 3 : Memberdayakan Otak Emosional Peserta Didik

Kita bisa dengan mudah mengingat kembali pengalaman indah atau pahit masa lalu karena jasa otak emosional kita. Otak emosional bekerja dengan prinsip piacere : mendekati apa yang dianggapnya nyaman dan menjauhi apa yang dianggap membuat kita tidak nyaman. Joyful learning merupakan iklim proses pembelajaran supaya otak bekerja secara maksimal dan utuh.

c.       Untuk Para Orang Tua Siswa (Orang Tua PG-TKK)

        Pembentukan Karakter Anak Sejak Dini (Orang Tua PG)

Sukses seseorang tidak hanya jasa dari inteligensi (IQ), tetapi karena karakter kepribadiannya : karakter seseorang menentukan kesuksesannya. IQ hanya berperan 20% atas kesuksesan, selebihnya yang 80% adalah jasa karakter kuat yang dimilikinya seperti : percaya diri, kerjasama, citra diri, komunikasi yang baik, dsb.

        Merangsang Kreativitas dan Proaktivitas Anak (Orang tua TKK- A)

Masa kanak-kanak adalah masa dimana anak memasuki periode inisiatif. Pada masa itu anak cenderung untuk rajin dan proaktif menghasilkan sesuatu. Terhadap sifat anak-anak ini orang tua tidak boleh bereaksi secara kontraproduktif yang berakibat timbulnya rasa salah dalam diri anak-anak. Orang tua perlu mengerti dan menghayati psikologi perkembangan anak sehingga mereka tumbuh menjadi individu-individu yang kreatif dan proaktif.

        Merangsang Instalasi Jaringan Otak Anak  (Oang Tua TKK-B)

Hasil studi menunjukkan bahwa sel otak adalah satu-satunya organ yang terus berkembang sampai kita mati, tentu saja sejauh sel otak itu terus dirangsang. Studi juga menemukan bahwa instalasi jaringan otak anak-anak seusia TKK sudah mencapai 50%. Jaringan itu dapat terus dikembangkan sehingga anak berwawasan luas.

d.      Untuk Para Pendidik dan Pengelola YPK

        Kepemimpinan Yang Efektif

Sah-sah saja orang mengidentikkan kepemimpinan dengan kekuasaaan, tinggal bagaimana orang memahami terminal kekuasaan itu. Bagi kami kekuasaan adalah kemampuan artistic untuk mempengaruhi dan menuntun orang lain sehingga orang lain dengan sepenuh hati melakukan sesuatu sesuai visi dan misi yang kita harapkan.

        Konstruktivisme Dalam Pendidik

Pengetahuan bukanlah sesuatu yang berdiri di luar sana yang harus kita cari dan kita datangi. Pegetahuan adalah hasil konstruksi pikiran kita sendiri berdasarkan info yang kita terima selama kita berinteraksi dengan dunia luar. Untuk memperoleh pengetahuan dibutuhkan suatu daya kreatif dari subjek yang bersangkutan. Peranan orang lain (pendidik,guru) lebih utama sebagai seorang fasilitator yang menyediakan dunia pembelajaran dimana para peserta didik dapat berinteraksi secara kreatif.

Ke atas

   Test Psikologis

a.       Untuk Peserta Didik : Test Preferensi

Test Preferensi adalah tes minat yang dimaksudkan untuk membantu para peserta didik menggali dan mengenali orientasi panggilan hidupnya(profesi) yang sesuai dengan tipe kepribadiannya.  Dengan mengetahui orientasi ini para peserta didik terbantu untuk menyiapkan diri untuk berani memilih fakultas mana yang sesuai baginya jikalau ia berencana akan kuliah lagi, atau memilih pekerjaan mana yang cocok, jikalau ia memilih untuk langsung bekerja setelah lulus dari sekolah ini.  

b.      Untuk Pendidik : Test Keperibadian

Dalam rangkaian pembinaan yang berkelanjutan terhadap para pendidik yang bekerja di lingkungan YPK ini dan demi memetakan potensi para pendidik YPK, maka kami melaksanakan tes-tes kepribadian yang adaptif.

Ke atas

Copyright 2007

Jl. Karel Sasuit Tubun No 3 Pontianak. Telp (0561) 731425

Jl. Ir H Juanda No 200 Pontianak Telp (0561) 731426